Pendidikan modern tidak hanya soal menghafal teori, tetapi juga bagaimana murid dapat mengaplikasikan pelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Konsep “learning in action” membantu slot siswa memahami manfaat ilmu yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi nyata di rumah, sekolah, maupun masyarakat.
Pentingnya Belajar yang Bisa Diterapkan
Ketika murid belajar sesuatu dan langsung mencoba menggunakannya, mereka:
-
Memahami konsep lebih dalam.
-
Meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan problem solving.
-
Merasa lebih termotivasi karena melihat dampak nyata dari belajar.
Baca juga: Pelajaran STM: Dari Teori ke Praktik di Bengkel dan Laboratorium
Contoh Penerapan Learning in Action
Beberapa cara murid bisa mengaplikasikan pelajaran di kehidupan nyata:
-
Matematika – Menghitung anggaran belanja, membuat grafik, atau mengukur bahan saat memasak.
-
Ilmu Pengetahuan Alam – Mengamati tumbuhan dan hewan di sekitar rumah, eksperimen sederhana di rumah.
-
Bahasa dan Literasi – Menulis cerita, membuat laporan kegiatan, atau berdiskusi untuk melatih kemampuan komunikasi.
-
Teknologi dan Komputer – Membuat presentasi, program sederhana, atau konten kreatif untuk sekolah.
-
Pendidikan Karakter – Melatih empati, kerjasama, dan tanggung jawab melalui kegiatan sosial atau komunitas.
Peran Guru dan Sekolah
Sekolah yang mendukung learning in action biasanya:
-
Menyediakan projek berbasis praktik.
-
Memberikan tantangan nyata yang relevan dengan kehidupan murid.
-
Mendorong murid untuk mencoba, gagal, dan memperbaiki strategi belajar mereka.
-
Menyertakan refleksi agar murid memahami hubungan teori dan praktik.
Baca juga: Pendidikan STM untuk Gen Z: Dari Teori ke Praktik Tanpa Bosen
Tips Murid Memaksimalkan Pembelajaran
-
Catat ide penerapan pelajaran – Buat jurnal atau daftar kegiatan.
-
Coba hal baru di rumah atau lingkungan sekitar – Misal eksperimen sederhana atau membuat kerajinan.
-
Diskusikan dengan teman dan guru – Tukar pengalaman supaya belajar lebih menyenangkan.
-
Kaitkan teori dengan masalah sehari-hari – Misalnya, matematika untuk menghitung waktu atau biaya.
-
Evaluasi hasil dan perbaiki strategi – Agar setiap percobaan belajar lebih efektif.
Learning in action membantu murid memahami bahwa ilmu tidak hanya ada di buku, tapi juga dapat dijalankan di kehidupan nyata. Dengan metode belajar ini, siswa menjadi lebih kreatif, mandiri, dan siap menghadapi tantangan dunia nyata sejak dini.